Blogger templates

Pages

Sasuke's Mangekyō Sharingan

Rabu, 21 Januari 2015

Gara-Gara iPhone 6 & 6 Plus, Penjualan Apple di Asia Melonjak Drastis

Gara-Gara iPhone 6 & 6 Plus, Penjualan Apple di Asia Melonjak Drastis


Gara-Gara iPhone 6 & 6 Plus, Penjualan Apple di Asia Melonjak Drastis
Jika Anda ingat, beberapa tahun yang lalu Apple sempat menyindir produk kategori phablet yang menurutnya kurang elok dipandang dan jauh dari kategori ideal sebagai produk ponsel. Namun hasil studi yang memperlihatkan bahwa para pelanggan di Asia menggemari produk smartphone berlayar besar tampaknya mengubah pendirian tersebut, juga potensi kawasan Asia sebagai pasar smartphone paling menggiurkan (dengan Tiongkok & India sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia).

Keputusan Apple untuk merilis iPhone 6 & 6 Plus yang layar display berukuran besar akhirnya terbayar, karena kedua rilisan tersebut kini telah terbukti mampu mendongkrak pangsa pasar Apple di pasar smartphone Asia, terutama di Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan.

Tak tanggung-tanggung, Apple bahkan kini siap menantang Samsung di negaranya sendiri yaitu Korea Selatan, dimana para pelanggan di negara tersebut selama ini lebih menggemari produk lokal buatan Samsung dan LG. Counterpoint mencatat bahwa jika sebelum perilisan iPhone 6 pangsa pasar Apple di Korea Selatan masih di bawah 15 persen, kehadiran iPhone 6 di bulan November langsung mengangkat pangsa pasar Apple sampai 33 persen.

Raihan tersebut memang masih di bawah Samsung yang meraup 46 persen, namun Apple kini telah berada di posisi ke-2 dengan melewati LG yang perolehannya turun menjadi 14 persen. Counterpoint juga mencatat bahwa sebelum bulan November 2014, pangsa pasar Samsung di negaranya sendiri masih sebesar 60 persen. Dengan ini Apple merupakan perusahaan asing pertama yang memiliki pangsa pasar smartphone di atas 20 persen di Korea Selatan.

Jepang yang selama ini merupakan pasar yang sangat ramah terhadap Apple juga memberikan respon positif, dimana perilisan iPhone di bulan November langsung mengangkat pangsa pasar Apple menjadi sebesar 51 persen. Jumlah tersebut otomatis memperkuat posisi Apple di peringkat teratas, sementara vendor lokal yaitu Sony mencetak raihan 17 persen di bulan yang sama.

Untuk pasar Tiongkok, Apple dihadapkan dengan sebuah persaingan yang sengit; perolehan Apple di bulan November mengangkat posisi mereka di peringkat ke-3 dengan jumlah 12 persen, sementara posisi pertama ditempati oleh Xiaomi dengan jumlah 18 persen, dan Lenovo di posisi ke-3 dengan jumlah 13 persen. Samsung yang selama ini merupakan vendor teratas di Tiongkok langsung melorot ke peringkat 4 dengan jumlah 9 persen. Sekalipun Apple masih di posisi ke-3, namun penjualan mereka di bulan November menandai lonjakan sebesar 45 persen jika dibandingkan dengan bulan November tahun 2013.

(SOURCE)

0 komentar:

Posting Komentar