Soal-soal Ulangan Semester 1 PKN
1. Tugas
dan wewenang kepala daerah, antara lain . . . .
a. Meningkatkan
kesejahteraan seluruh rakyat
b. Menyusun
anggaran pendapatan daerah
c. Menyusun
dan menetapkan peraturan daerah
d. Mengupayakan
terlaksanya kewajiban daerah
2. Pemberian kewenangan otonomi kepala daerah kabupaten dan atau daerah kota didasarkan atas asas desentralisasi dalam wujud . . . .
a. Otonomi
yang luas, nyata, dan bertanggung jawab
b. Pemberdayaan
seluruh lapisan masyrakat
c. Penyerahan
wewenang dalam pemerintahan
d. Kesetaraan
hubungan pemerintah pusat dan daerah
3. Urusan pemerintahan yang tetap menjadi kewenangan pemerintah, antara lain . . . .
a. Terjaminnya
kesejahteraan seluruh rakyat di daerah
b. Tetap
tegaknya peraturan perundangan di Negara RI
c. Terkait
erat dengan potensi unggulan dan kekhasan daerah
d. Terjaminnya
kelangsungan hidup bangsa dan Negara secara keseluruhan
4. Kewenangan membuat kebijakan daerah tidak dimaksudkan untuk . . . .
a. Memberi
pelayanan
b. Pemberdayaan
masyarakat
c. Meningkatkan
peran serta
d. Menangani
pemerintahan
5. Otonomi daerah mulai dilaksanakan pada tahun . . . .
a. 1998
b. 1999
c. 2000
d. 2001
6. Asas umum dalam penyelenggaraan Negara adalah sebagai berikut, kecuali . . . .
a. Asas
kepentingan umum
b. Asas
kepasitan hukum
c. Asas
profesionalitas
d. Asas
kemandirian
7. Tujuan pemberian otonomi kepada daerah dimaksudkan untuk . . . .
a. Meningkatkan
daya saing antardaerah
b. Meningkatkan
kepercayaan pada daerah
c. Mengembangkan
kehidupan demokrasi
d. Meningkatkan
kesejahreraan pemerintah pusat
8. Lebih memberkan tanggungjawab yang berkaitan dengan sektor publik dan sektor privat adalah tujuan . . . .
a. Desentralisasi
politik
b. Desentralisasi
ekonomi
c. Desentralisasi
fiskal
d. Desentralisasi
administrasi
9. Berikut tidak termasuk hal-hal yang mendasar dalam UU. No. 32 tahun 2004, yaitu . . . .
a. Mengembangkan
peran dan fungsi DPRD
b. Meningkatkan
kemampuan kepala daerah
c. Menumbuhkan
prakarsa dan kreativitas
d. Meningkatkan
peran serta masyarakat
10. Dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah digunakan prinsip . . . .
a. Otonomi
seluas-luasnya dan otonomi nyata
b. Otonomi
nyata dan desentralisasi
c. Kepercayaan
dan kemandirian
d. Otonomi
nyata dan tugas pembantuan
11. Urusan yang tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat adalah sebagai berikut, kecuali . . . .
a. Pertahanan
dan keamanan
b. Moneter
dan fiskal nasional
c. Kesejahteraan
dan politik dalam negeri
d. Agama,
yustisi, politik luar negeri
12. Urusan
pemerintahan yang menjadi urusan pemerintah di atur dalam UU. No. 32 Tahun 2004
pasal . . . .
a. 10
Ayat (3)
b. 10
Ayat (4)
c. 13
Ayat (2)
d. 13
Ayat (3)
13. Urusan secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah yang bersangkutan merupakan urusan pemerintahan provinsi yang bersifat . . . .
a. Wajib
b. Pilhan
c. Alternative
d. Wajar
14. Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang diatur dalam pasal 18 UU No. 32 Tahun 2004, antara lain . . . .
a. Pengendalian
lingkungan hidup
b. Pelayanan
administrasi
c. Pelayanan
bidang ketenagakerjaan
d. Ikut
serta dalam pertahanan kedaulatan Negara
15. Pemerintah daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah terdiri . . . .
a. Dinas
daerah dan sekretaris daerah
b. Gubernur,
dinas daerah, dan sekretaris daerah
c. Bupati
atau wali kota dan perangkat daerah
d. Gubernur,
bupati, atau wali kota dan perangkat daerah
16. Maksud dari tujuan pembuatan kebijakan publik adalah sebagai berikut, Kecuali . . . .
a. Mewujudkan
kesejahteraan masyarakat
b. Melindungi
hak masyarakat
c. Mewujudkan
ketertiban dalam masyarakat
d. Memberikan
kekuasaan tanpa batas pada daerah
17. Menaati peraturan daerah berarti menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah karena hasil keputusan musyawarah karena hasil musyawarah tersebut merupakan . . . .
a. Kebulatan
pendapat penyelenggara pemerintah
b. Kesepakatan
bersama seluruh rakyat
c. Kebulatan
pendapat dari pimpinan daerah
d. Kesepakatan
seluruh rakyat melalui wakilnya di DPRD
18. Suatu peraturan daerah dikatakan sah apabila . . . .
a. Dinyatakan
telah berlaku
b. Diajukan
atau diputuskan dalam sdiang DPRD
c. Diumumkan
kepada masyarakat umum
d. Disetujui
DPRD dan disahkan kepala daerah
19. Pelaksanaan otonomi daerah dirasa lebih memberatkan bagi pemerintahan daerah yang . . . .
a. Memiliki
jumlah penduduk yang besar
b. Memiliki
wilayah yang luas
c. Tidak
memiliki sumber pendapatan daerah
d. Wilayahnya
tidak memiliki laahan yang cukup
20. Makna kesanggupan dalam berperan serta untuk pelaksanaan pembangunan adalah . . . .
a. Kesanggupan
dalam mengisi pembangunan di segala bidang
b. Kesediaan
membantu pemerintahan dalam mensukseskan pembangunan nasional
c. Kesediaan
dan kemampuan berperan serta untuk melaksanakan pembangunan
d. Kepercayaan
pada diri sendiri dan kesdiaan dalam melaksanakan pembangunan
21. Partisipasi dan proaktif masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah sangat penting, karena . . . .
a. Pemerintah
akan mudah memaksa masyarakat agar mematuhi kebijakan politik tersebut
b. Pemerintah
dan masyarakat harus bekerja sama demi terwujudnya kesejahteraan bersama
c. Masyarakat
berhak menuntut segala kebutuhannya pada pemerintah
d. Masyarakat
adalah objek pelaksanaan kebijaksanaan pemerintah
22. Contoh peran serta masyarakat dalam pemeritah adalah . . . .
a. Membantu
petugas sensus penduduk dalam mendata jumlah penduduk
b. Melaksanakan
sistem keamanan lingkungan di kampungnya
c. Membentuk
kelompok organisasi karang taruna
d. Memelihara
dan ikut melestarikan hewan langka
23. Pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah desa dilakukan oleh . . . .
a. Badan
Perwakilan Desa
b. Lembaga
Musyawarah Desa
c. Anggota
msayarakat desa
d. Lembaga
Pemberdayaan Masyarakat Desa
24. Sukses tidaknya pembangunan nasional sangat bergantung pada . . . .
a. Pemerintah
b. Bangsa/Negara
c. Masyarakat
d. Segenap
masyarakat Indonesia
25. Keberhasilan pelaksanaan pembangunan menuju terwujudnya keadilan sosial sangat ditentukan oleh . . . .
a. Sarana
dan prasarana yang ada
b. Kemajuan
teknologi modern
c. Besarnya
dana yang tersedia
d. Partisipasi
seluruh warga negara dan pemerintah
26. Bentuk partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik adalah . . . .
a. Memberi
kesaksian dalam dengar pendapat publik
b. Ikut
serta dalam berdemonstrasi
c. Menulis
surat kepada anggota dewan
d. Berusaha
menyakinkan pemerintah yang terkait agar menyetujuinya
27. Sumber dana utama bagi pembangunan nasional di Indonesia yang berasal dari rakyat terutama . . . .
a. Devisa
impor
b. Ekspor-impor
c. Jasa
d. Pajak
28. Kegiatan yang mencerminkan pelaksanaan otonomi daerah di sekolah, contohnya . . . .
a. Peserta
didik membantu guru dalam penyusunan silabus untuk pembelajaran
b. Peserta
didik melaksanakan kebersihan kelas sesuai jadwal piket yang berlaku
c. Peserta
didik mengatur keperluan uang saku sendiri untuk membantu orang tua
d. OSIS
menyusun jadwal pelajaran sendiri
29. Sikap mengembangkan kemampuan diri dalam pembangunan, antara lain . . . .
a. Suka
bekerja keras untuk mengambil hati pemimpin
b. Menuntut
dikembangkannya sikap demokratis
c. Mengembangkan
usaha untuk meraih keuntungan
d. Mengembangkan
kecerdasan yang tinggi
30. Daerah diberi kekuasaan untuk mengatur urusan rumah tangga sendiri adalah Negara kesatuan dengan sistem . . . .
a. Sentralisasi
b. Desentralisasi
c. Dekosentrasi
d. Otonomi
31. Urusan yang tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat adalah sebagai berikut, kecuali . . . .
50. Daerah diberi kekuasaan untuk mengatur urusan rumah tangga sendiri adalah Negara kesatuan dengan sistem . . . .
31. Urusan yang tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat adalah sebagai berikut, kecuali . . . .
a. Pertahanan
dan keamanan
b. Moneter
dan fiskal nasional
c. Kesejahteraan
dan politik dalam negeri
d. Agama,
yustisi, politik luar negeri
32. Urusan
pemerintahan yang menjadi urusan pemerintah di atur dalam UU. No. 32 Tahun 2004
pasal . . . .
a. 10
Ayat (3)
b. 10
Ayat (4)
c. 13
Ayat (2)
d. 13
Ayat (3)
33. Urusan
secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah yang bersangkutan merupakan urusan
pemerintahan provinsi yang bersifat . . . .
a. Wajib
b. Pilhan
c. Alternative
d. Wajar
34. Urusan
pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang diatur dalam pasal 18 UU No.
32 Tahun 2004, antara lain . . . .
a. Pengendalian
lingkungan hidup
b. Pelayanan
administrasi
c. Pelayanan
bidang ketenagakerjaan
d. Ikut
serta dalam pertahanan kedaulatan Negara
35. Pemerintah
daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah terdiri . . . .
a. Dinas
daerah dan sekretaris daerah
b. Gubernur,
dinas daerah, dan sekretaris daerah
c. Bupati
atau wali kota dan perangkat daerah
d. Gubernur,
bupati, atau wali kota dan perangkat daerah
36. Maksud
dari tujuan pembuatan kebijakan publik adalah sebagai berikut, Kecuali . . . .
a. Mewujudkan
kesejahteraan masyarakat
b. Melindungi
hak masyarakat
c. Mewujudkan
ketertiban dalam masyarakat
d. Memberikan
kekuasaan tanpa batas pada daerah
37. Menaati
peraturan daerah berarti menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah
karena hasil keputusan musyawarah karena hasil musyawarah tersebut merupakan .
. . .
a. Kebulatan
pendapat penyelenggara pemerintah
b. Kesepakatan
bersama seluruh rakyat
c. Kebulatan
pendapat dari pimpinan daerah
d. Kesepakatan
seluruh rakyat melalui wakilnya di DPRD
38. Suatu
peraturan daerah dikatakan sah apabila . . . .
a. Dinyatakan
telah berlaku
b. Diajukan
atau diputuskan dalam sdiang DPRD
c. Diumumkan
kepada masyarakat umum
d. Disetujui
DPRD dan disahkan kepala daerah
39. Pelaksanaan
otonomi daerah dirasa lebih memberatkan bagi pemerintahan daerah yang . . . .
a. Memiliki
jumlah penduduk yang besar
b. Memiliki
wilayah yang luas
c. Tidak
memiliki sumber pendapatan daerah
d. Wilayahnya
tidak memiliki laahan yang cukup
40. Makna
kesanggupan dalam berperan serta untuk pelaksanaan pembangunan adalah . . . .
a. Kesanggupan
dalam mengisi pembangunan di segala bidang
b. Kesediaan
membantu pemerintahan dalam mensukseskan pembangunan nasional
c. Kesediaan
dan kemampuan berperan serta untuk melaksanakan pembangunan
d. Kepercayaan
pada diri sendiri dan kesdiaan dalam melaksanakan pembangunan
41. Partisipasi
dan proaktif masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah sangat
penting, karena . . . .
a. Pemerintah
akan mudah memaksa masyarakat agar mematuhi kebijakan politik tersebut
b. Pemerintah
dan masyarakat harus bekerja sama demi terwujudnya kesejahteraan bersama
c. Masyarakat
berhak menuntut segala kebutuhannya pada pemerintah
d. Masyarakat
adalah objek pelaksanaan kebijaksanaan pemerintah
42. Contoh
peran serta masyarakat dalam pemeritah adalah . . . .
a. Membantu
petugas sensus penduduk dalam mendata jumlah penduduk
b. Melaksanakan
sistem keamanan lingkungan di kampungnya
c. Membentuk
kelompok organisasi karang taruna
d. Memelihara
dan ikut melestarikan hewan langka
43. Pengawasan
terhadap penyelenggaraan pemerintah desa dilakukan oleh . . . .
a. Badan
Perwakilan Desa
b. Lembaga
Musyawarah Desa
c. Anggota
msayarakat desa
d. Lembaga
Pemberdayaan Masyarakat Desa
44. Sukses
tidaknya pembangunan nasional sangat bergantung pada . . . .
a. Pemerintah
b. Bangsa/Negara
c. Masyarakat
d. Segenap
masyarakat Indonesia
45. Keberhasilan
pelaksanaan pembangunan menuju terwujudnya keadilan sosial sangat ditentukan
oleh . . . .
a. Sarana
dan prasarana yang ada
b. Kemajuan
teknologi modern
c. Besarnya
dana yang tersedia
d. Partisipasi
seluruh warga negara dan pemerintah
46. Bentuk
partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik adalah . . . .
a. Memberi
kesaksian dalam dengar pendapat publik
b. Ikut
serta dalam berdemonstrasi
c. Menulis
surat kepada anggota dewan
d. Berusaha
menyakinkan pemerintah yang terkait agar menyetujuinya
47. Sumber
dana utama bagi pembangunan nasional di Indonesia yang berasal dari rakyat
terutama . . . .
a. Devisa
impor
b. Ekspor-impor
c. Jasa
d. Pajak
48. Kegiatan
yang mencerminkan pelaksanaan otonomi daerah di sekolah, contohnya . . . .
a. Peserta
didik membantu guru dalam penyusunan silabus untuk pembelajaran
b. Peserta
didik melaksanakan kebersihan kelas sesuai jadwal piket yang berlaku
c. Peserta
didik mengatur keperluan uang saku sendiri untuk membantu orang tua
d. OSIS
menyusun jadwal pelajaran sendiri
49. Sikap
mengembangkan kemampuan diri dalam pembangunan, antara lain . . . .
a. Suka
bekerja keras untuk mengambil hati pemimpin
b. Menuntut
dikembangkannya sikap demokratis
c. Mengembangkan
usaha untuk meraih keuntungan
d. Mengembangkan
kecerdasan yang tinggi
50. Daerah diberi kekuasaan untuk mengatur urusan rumah tangga sendiri adalah Negara kesatuan dengan sistem . . . .
a. Sentralisasi
b. Desentralisasi
c. Dekosentrasi
d. Otonomi
0 komentar:
Posting Komentar