Jakarta - Layanan video online Youku dan Tudou mencatatkan peningkatan jumlah view menjadi tiga kali lipat pada akhir tahun lalu.
Menurut rilis dari manajemen pada akhir pekan lalu, jumlah view per hari hingga akhir tahun lalu menjadi sekitar 900 juta kali.
"Jumlah pengunjung per hari mencapai sekitar 159 juta orang," kata juru bicara perusahaan kepada situs Tech in Asia, Jumat, 20 Maret 2015.
Meningkatnya jumlah view ini mendorong peningkatan jumlah pendapatan perusahaan sebanyak 33 persen menjadi sekitar US$ 650 juta atau sekitar Rp 8,4 triliun.
Meski begitu, angka kerugian juga meningkat dari US$ 93,6 juta menjadi US$ 143,2 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun.
"Ini karena didorong biaya penjualan dan marketing yang juga meningkat," demikian tertulis di situs Tech in Asia.
Biaya lainnya yang juga meningkat adalah biaya konten. Jadi meskipun pendapatan iklan dan langganan meningkat, angka kerugian terus bertambah.
Belum lagi, ada persaingan yang kuat dari layanan video onlineseperti Tencent Video, iQiyi, Sohu Video, dan LeTV, yang berlomba memproduksi video orisinal.
Youku dan Tudou merupakan dua situs yang dikelola perusahaan ini.
Masyarakat Cina memang tidak bisa mengakses layanan video online populer seperti YouTube. Ini karena pemerintah Cina membatasi akses Internet kepada situs tertentu.
"Ini karena didorong biaya penjualan dan marketing yang juga meningkat," demikian tertulis di situs Tech in Asia.
Biaya lainnya yang juga meningkat adalah biaya konten. Jadi meskipun pendapatan iklan dan langganan meningkat, angka kerugian terus bertambah.
Belum lagi, ada persaingan yang kuat dari layanan video onlineseperti Tencent Video, iQiyi, Sohu Video, dan LeTV, yang berlomba memproduksi video orisinal.
Youku dan Tudou merupakan dua situs yang dikelola perusahaan ini.
Masyarakat Cina memang tidak bisa mengakses layanan video online populer seperti YouTube. Ini karena pemerintah Cina membatasi akses Internet kepada situs tertentu.
Source: m.tempo.co/read/news/2015/03/23/072652209/penonton-layanan-video-youku-dan-tudou-meningkat

0 komentar:
Posting Komentar