Konflik anatara Google vs Uni Eropa ini juga menarik perhatian Presiden AS, Barack Obama. Di pertengahan Februari kemarin, Obama melakukan sesi wawancara dengan editor eksekutif Re/code, Kara Swisher.
Pada kesempatan itu Obama memberikan pendapatnya atas keputusan Uni Eropa yang melucuti dominasi Google di wilayah mereka. Obama pun tanpa ragu menyebut Uni Eropa proteksionisme dan mengatakan bahwa perusahaan intenet asal Eropa belum mampu bersaing dengan Google ataupun Facebook.
"Keputusan Uni Eropa terhadap Google dan Facebook lebih kepada permasalahan komersial. Memang ada beberapa negara, seperti Jerman contohnya yang sangat sensitif dengan isu penguasaan data privasi. Namun permasalahan utamanya adalah penyedia layanan internet asal Eropa belum mampu menyaingi layanan internet kami (asal AS). Keputusan ini lebih kepada mencoba menghambat perusahaan-perusahaan asal AS untuk beroperasi di sana (Eropa) secara efektif," ungkap Obama seperti yang dikutip dari laman Re/code.
Sontak penyataan Obama tersebut membuat sejumlah petinggi Uni Eropa meradang. Ramon Tremosa, anggota komisi Uni Eropa asal Catalan, Spanyol, mengatakan kepada Financial Timesbahwa pernyataan Obama telah 'melewati batas'.
Source: m.liputan6.com/tekno/read/2195370/perang-google-vs-uni-eropa-dimulai-bulan-depan?p=2
0 komentar:
Posting Komentar