Blogger templates

Pages

Sasuke's Mangekyō Sharingan

Rabu, 04 Maret 2015

Atom x3: SoC Intel yang Mengusung Modem 3G/4G Terintegrasi dan GPU dari Kompetitor




Intel akhirnya bisa membuat SoC Atom yang lebih murah diprduksi dan hemat daya berkat modem yang terintegrasi di dalam chip. SoC Atom yang disebut Intel sebagai Atom X3 (bersandi SoFIA atau Smart oFeature phone with Intel Architecture) bisa dipastikan akan menjadi SoC untuk mobile device pada segmen value (entry level). 
 
Chip mobile Intel sebelumnya, seri Bay Trail (Z2xxx, Z3xxx) masih harus menggunakan wireless modem terpisah untuk berbagai perangkat smartphone/tablet 3G dan 4G. Konsekuensinya, chip mobile Intel pun menjadi lebih boros daya dan ongkos produksi pun menjadi lebih mahal. Faktor inilah yang menjadi salah satu kendala Intel untuk bisa bersaing dengan pesaingnya di dunia mobile SoC, seperti Qualcomm yang sudah lama mengintegrasikan modem pada SoC Snapdragon.
 
Intel akan menghadirkan Atom x3 dalam tiga model: Atom x3-C3130, Atom x3-C3230RK, dan x3-3440. Ketiga Atom yang sudah mendukung teknologi 64-bit ini menawarkan beberapa perbedaan spesifikasi teknis.
 
Atom x3-C3130 yang termurah adalah chip dual-core (clock maksimum 1 GHz) dan Atom x3-3230RK adalah chip quad-core processor (clock maksimum 1.2 GHz). Keduanya menyertakan modem internal 3G. Adapun model tertinggi Atom x3, yakni quad-core x3-3440 (clock maksimum 1.4 GHz) sudah menyertakan dukungan modem 4G LTE.
 
Proses manufaktur SoC Atom ini pun nantinya tidak melulu dilakukan di pabrik Intel. Intel, khususnya pada SoC Atom x3-C3230RK akan bekerjasama dengan produsen SoC asal Cina, Rockchip. Kemitraan ini dilatar-belakangi oleh keinginan mereka untuk bisa menghadirkan SoC yang sangat kompetitif dalam berbagai hal (biaya produksi, teknologi, performa, dan lain-lain).
 
Sejauh ini, detail kerjasama Intel dengan Rockchip belum dibeberkan secara gamblang oleh keduanya. Apakah Atom x3-C3230RK nantinya akan dibuat di pabrik pihak ketiga (TSMC, Samsung, GF) atau pabrik semikonduktor Intel belum dapat dipastikan sejauh ini. Kabar terakhirnya, Atom x3 akan diproduksi dengan proses 28 nm yang berarti berbeda dengan model Atom x5 dan x7 yang akan memakai fasilitas canggih Intel dengan proses 14 nm FinFET.
 
Hal yang pasti adalah Intel dan Rockchip akan bersama-sama menjual chip Atom akan menjadi pilihan bagi produsen smartphone/tablet yang jumlahnya sangat banyak di negeri tirai bambu tersebut. Kemampuan Intel yang telah dapat mengintegrasikan modem dalam chip akan menjadi faktor signifikan agar SoC Atom menarik bagi para produsen smartphone/tablet di seluruh dunia.
 
Selain berbeda proses produksinya (28 nm vs 14 nm), Atom x3 juga berbeda modul graphics-nya dibandingkan Atom x5 dan x7. Atom x3 akan menggunakan GPU Mali yang dibuat pesaingnya ARM. Adapun Atom x5 dan x7 akan tetap mengandalkan graphics racikan Intel sendiri, yakti Intel HD Graphics (Gen8 dengan 12EU atau 16EU).
 
GPU Mali yang dirancang ARM tersebut selama ini terbilang laris-manis digunakan oleh produsen SoC smartphone atau tablet, seperti Samsung, MediaTek, Rockchip, Huawei, AllWinner dan masih banyak lainnya.
 
Dengan demikian, ARM yang notabene adalah pesaing Intel dalam urusan rancang-merancang arsitektur SoC mobile, akan dipakai Intel desain GPU-nya pada Atom x3. Seri terbawah, x3-C3130 akan memakai Mali 400 MP2 graphics, x3-3230RK dengan Mali 450 MP4, dan seri tertinggi x3-C3440 akan memakai Mali T720 graphics.
 
Mali 400 adalah modul graphics yang juga digunakan pada smartphone Samsung Galaxy S3 (varian Exynos 4 Quad), sedangkan Mali T720 yang digolongkan ARM sebagai GPU mobile kelas menengah setara Mali T628.
 
GPU Mali T628 diketahui memiliki skor 3DMark sekitar 13,000 poin yang berarti akan sangat jauh dibandingkan skor 3DMark dari GPU terbaru Qualcomm Adreno 430 yang berkisar 22,000 poin.
 
Pilihan Intel untuk menggunakan ARM Mali graphics diperkirakan lebih didasarkan pada pertimbangan untuk menghindari adanya ketidak-kompatibelitas dalam aplikasi atau game 3D di Android atau platform lainnya. Pada beberapa game, misalnya Assassin's Creed Pirates, SoC Intel terdahulu, Bay Trail dilaporkan menemui beberapa masalah kompatibel.
 
Calon pembeli smartphone atau tablet dengan ‘Intel Atom inside’ di Indonesia mungkin akan lebih tertarik dengan SoC Atom x3-C3440 yang rencananya akan pertama hadir di pasar dan telah mendukung konektivitas 4G. Akan menarik untuk ditunggu, apakah Intel akhirnya bisa bersaing dengan Samsung, Qualcomm, atau bahkan MediaTek dalam membuat SoC dengan performa dan daya tahan baterai yang ideal.
 (Source)

0 komentar:

Posting Komentar