Blogger templates

Pages

Sasuke's Mangekyō Sharingan

Jumat, 20 Maret 2015

IBM Developer War Day: Kompetisi Aplikasi Open Source untuk Memandirikan Bangsa


Developer Indonesia memiliki potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk membantu membangun negeri ini. Keyakinan itulah mendasari IBM Indonesia menyelenggarakan lomba bertajuk IBM Developer War Day yang berlangsung mulai 19 Maret sampai 18 Juni 2015.

“Melalui acara ini, IBM ingin developer Indonesia dapat melahirkan aplikasi-aplikasi unggulan yang dapat memajukan bangsa ini,” ungkap Al Novam Basukiwijaya (Country Manager IBM Systems Hardware IBM Indonesia) saat meresmikan IBM Developer War Day.

Pada lomba tersebut, developer ditantang untuk membuat aplikasi berbasis open-source dengan kategori layanan publik, kesehatan, maritim, dan mikrofinansial. Lomba ini sengaja mengedepankan open-source karena ingin mewujudkan kemandirian di sisi software bagi bangsa ini. Apalagi, open-source selaras dengan semangat efisiensi yang dikedepankan pemerintahan Jokowi.

“Pemerintah melakukan efisiensi dengan melarang pegawai pemerintah rapat di hotel. Menggunakan open-source juga akan membantu penghematan negara,” ungkap Firmansyah Lubis, Direktur e-Government Kominfo.

Firmansyah juga menunjuk kenyataan dari semua aplikasi yang digunakan pemerintahan pusat dan daerah di Indonsia, baru 38% yang ditujukan untuk publik. Artinya terbuka peluang besar bagi developer Indonesia untuk membuat aplikasi bagi pemerintahan.

Hal ini pun diamini Budi Rahardjo, tokoh open-source yang juga juri dalam acara IBM Developer Day ini. “Ridwan Kamil menargetkan setiap SKPD di Bandung mengeluarkan setidaknya dua aplikasi pelayanan publik,” kata Budi yang menjadi salah satu penasehat inisiatif smart city Bandung tersebut.

IBM Developer War Day sendiri akan terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama berlangsung dari 19 Maret sampai 11 April 2015 meliputi pendaftaran dan makalah mengenai fungsi aplikasi yang ingin dibuat. Setelah itu, dipilih 15 makalah terbaik untuk masuk tahap semifinal. Pada tahap ini, peserta diminta mempresentasikan idenya di hadapan dewan juri. Dari proses seleksi itu, akan dipilih 10 peserta untuk tahap final.

Seluruh finalis akan mendapat kesempatan workshop dan menjajal aplikasinya di Power Systems, server berbasis prosesor Power yang mendukung open-source. Hasilnya akan didemonstrasikan di hadapan juri pada sesi presentasi akhir. Dari seleksi final ini, akan dipilih pemenang yang akan diumumkan pada tanggal 18 Juni 2015 pada acara IBM Innovation Summit 2015. Pemenang terdiri dari juara 1 sampai 3 serta penghargaan khusus berupa Brightness Sofware Idea dan Most Favorite Software.

Selain mendapatkan hadiah sebesar Rp50 juta, pemenang pertama akan mendapat kontrak eksklusif dengan Avnet (salah satu distributor IBM) untuk memasarkan produknya ke pihak yang membutuhkan.

“Anda berkesempatan mendapatkan exposureserta bimbingan langsung dari IBM,” ujar Ichsan Mulia Permata, ketua dari IBM Developer Day ini. Bahkan bukan tidak mungkin, aplikasi tersebut ditawarkan ke seluruh Asia, bahkan dunia, dengan memanfaatkan luasnya jaringan IBM.

Seluruh dokumen dan persyaratan bisa diakses di situs resmi IBM Developer War Day. Anda seorang developer yang ingin membantu kemajuan bangsa ini? Ayo ikut!

Source : www.infokomputer.com/2015/03/berita/ibm-developer-war-day-kompetisi-memandirikan-bangsa


0 komentar:

Posting Komentar